Etalase Barang Impor Luxury

Penutupan Medan Zoo Kembali Molor, Bobby Nasution Ungkap Penyebabnya

disrupsi.id - Medan | Rencana penutupan Kebun Binatang Medan atau Medan Zoo untuk kepentingan revitalisasi tak kunjung terealisasi. Wali Kota Medan, Bobby Nasution mengaku masih ada kendala yang dihadapi manajemen Medan Zoo.

"Dari direksi dan jajaran PUD (perusahaan umum daerah) memohon jangan ditutup dulu karena ada kemungkinan masih bisa dikelola dengan optimal sampai dengan setelah lebaran," kata Bobby Nasution di Pemko Medan, Selasa (16/4/2024).

Meski begitu, Bobby tidak merinci kapan penutupan Medan Zoo akan dilakukan. Dia mengaku manajemen Medan Zoo mengalami sedikit kendala.

"Ini tidak kita tutup karena dari permohonan PUD. Karena ada sedikit persoalan. Persoalan apa tanyalah katanya ada persoalan internal di sana  kebutuhannya untuk dibuka sampai dengan lebaran setelah lebaran ini akan kita tutup," urainya.

Bahkan terkait investor yang akan berinvestasi di Medan Zoo juga belum ada kejelasan. Bobby juga tak menjelaskan sudah sejauh mana proses kerjasama yang dilakukan dengan investor.
"InsyaAllah," ungkapnya.

Penutupan Medan Zoo berulangkali ditunda. Bobby Nasution sempat menyebutkan bahwa Medan Zoo akan mulai direnovasi dalam waktu dekat. Renovasi bukan hanya dilakukan pada fasilitas pengunjung tapi juga kandang kandang satwa yang mayoritas sudah tak layak.

"Insya allah ini yang kita utamakan ini tentang satwanya dulu, jadi satwa dulu kita prioritaskan untuk pembenahan kandang dan segala macam tadi teknisnya sudah ada sedikit pengerucutan insya allah tahun ini akan kita mulai," kata Bobby Nasution di Medan Zoo, Kamis (14/3/2024).

Bahkan Bobby juga membawa sejumlah calon investor berkeliling di Medan Zoo. Deretan nama yang menjadi investor di antaranya artis ternama Raffi Ahmad, pengusaha Rudy Salim, Raja Sapta Oktohari, dan Tommy Lo. Mereka datang untuk melihat langsung koleksi hewan yang ada di kebun binatang tersebut.

"Ini masih investor yang lama, bang Rudi juga dari Rans dari AA Raffi ada juga bang Okto sama yang lain juga, menindaklanjuti Medan Zoo tapi sudah sepakat insya allah ini yang kita utamakan ini tentang satwanya dulu," ujar Bobby.

Meski begitu, belum ada tanda tanda kapan revitalisasi Medan Zoo akan dilakukan. Bobby sempat menyebutkan bahwa Medan Zoo akan ditutup sementara sebelum lebaran Idulfitri. Akan tetapi penutupan itu lagi lagi ditunda.

Keberadaan Medan Zoo memang menjadi sorotan. Sebab dalam kurun waktu November 2023 - Februari 2024, tercatat lima harimau di Medan Zoo merenggang nyawa masing masing tiga harimau Sumatra dan dua harimau Benggala.

Selain harimau, organisasi pencinta satwa liar The Wildlife Whisperer of Sumatra mencatat dalam kurun waktu November 2023 - Februari 2024, terdapat 6 kematian satwa liar di Medan Zoo antara lain 1 Owa Agile, 2 kucing emas, 1 orangutan Kalimantan, 1 bangau Tong Tong, dan 1 kuda betina yang mati saat proses melahirkan tanpa diketahui pengelola Medan Zoo.

Banyak satwa satwa di Medan Zoo sakit. Tak sedikit pula yang mati karena kandang dan fasilitas yang tak layak. Tercatat pada 2022 Medan Zoo memiliki jumlah kandang 76 unit dengan satwa sebanyak 255 ekor, terdiri atas 163 ekor aves, 60 ekor mamalia, dan 32 ekor reptil di lahan 10 hektare dari total seluas 30 hektare.

Namun kini jumlah satwa tersisa hanya sekitar 115, termasuk delapan di antaranya harimau ( 3 harimau Sumatera dan 5 harimau Benggala). Meski begitu Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) mengungkap bahwa keseluruhan harimau dalam kondisi sakit. Karena itulah desakan untuk menutup Medan Zoo terus berdatangan. (*) 


Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال